Doa Nurbuat, sebuah amalan spiritual yang telah diwariskan turun-temurun, dikenal luas di kalangan umat Muslim sebagai salah satu doa yang memiliki keutamaan luar biasa. Banyak yang meyakini, dengan mengamalkan doa ini secara istiqamah, berbagai hajat dapat terkabul dan beragam kesulitan hidup bisa teratasi. Mari kita selami lebih dalam tentang doa yang penuh berkah ini, mulai dari bacaan lengkapnya hingga keutamaan yang terkandung di dalamnya.
Doa Nurbuat, atau juga sering disebut Doa Nurun Nubuwwah, bukan sekadar rangkaian kata-kata. Doa ini merupakan permohonan yang mendalam kepada Allah SWT, memohon cahaya kenabian dan keberkahan yang menyertainya. Keberadaan doa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari praktik spiritual banyak orang, menjadi sandaran di kala gundah dan harapan di kala asa mulai meredup.
Memahami Doa Nurbuat: Arab, Latin, dan Terjemahan Lengkap
Untuk bisa mengamalkan Doa Nurbuat dengan khusyuk dan penuh penghayatan, memahami setiap lafaz dan maknanya menjadi krusial. Berikut adalah bacaan lengkap Doa Nurbuat dalam teks Arab, transliterasi Latin, serta terjemahan bahasa Indonesia yang mudah dipahami.
Teks Arab Doa Nurbuat
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
اَللَّهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ الْعَظِيمِ وَذِى الْمَنِّ الْقَدِيمِ وَذِى الْوَجْهِ الْكَرِيمِ وَوَلِيِّ الْكَلِمَاتِ التَّامَّاتِ وَالدَّعَوَاتِ الْمُسْتَجَابَاتِ عَاقِلِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ مِنْ اَنْفُسِ الْحَقِّ عَيْنِ الْقُدْرَةِ وَالنَّاظِرِينَ وَعَيْنِ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَاِنْ يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِاَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ اِنَّهُ لَمَجْنُونٌ وَمَا هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ وَمُسْتَجَابُ لُقْمَانَ الْحَكِيمِ وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ عَلَيْهِمَا السَّلَامُ الْوَدُوْدُ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدِ طَوِّلْ عُمْرِي وَصَحِّحْ جَسَدِي وَادْفَعْ بَلَائِي وَاَكْثِرْ اَمْوَالِي وَاَوْلَادِي وَحَبِّبْ لِىَ النَّاسَ اَجْمَعِينَ وَتَبَاعَدْ عَنِّي الْعَدَاوَةَ كُلَّهَا بِحُرْمَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِحُرْمَةِ فَتَرْتِيْلِهِ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
Transliterasi Latin Doa Nurbuat
Bismillahirrahmanirrahim.
Allahumma dzis sulthanil ‘azhim, wa dzil mannil qadim, wa dzil wajhil karim, wa waliyyil kalimaatit tammaati wad da’awaatil mustajabaati ‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wan naazhirina wa ‘ainil jinni wal insi wa in yakaadulladzina kafaruu layuzliqunaka bi abshaarihim lammaa sami’udz dzikra wa yaquuluuna innahuu lamajnuun, wa maa huwa illa dzikrul lil ‘aalamin. Wa mustajaabu luqmanal hakiimi wa waritsa sulaimaanu daawuuda ‘alaihimas salaamul waduudu dzul ‘arsyil majiid. Thawwil ‘umrii wa shahhih jasadii wadfa’ balaaii wa aktsir amwaalii wa aulaadii wa habbib liyan naasa ajma’in wa tabaa’ad ‘annil ‘adaawata kullahaa bi hurmati muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam wa bi hurmati fatartilihii wa tabaarakas muka yaa arhamar raahimiin.
Terjemahan Doa Nurbuat dalam Bahasa Indonesia
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ya Allah, pemilik kekuasaan yang agung, pemilik anugerah yang telah lama, pemilik wajah yang mulia, penguasa kalimat-kalimat yang sempurna, dan doa-doa yang mustajab. Yang mengikat Hasan dan Husain dari diri kebenaran, sumber kekuatan dan pandangan, sumber jin dan manusia. Dan sungguh, orang-orang kafir itu hampir-hampir menggelincirkanmu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur’an, dan mereka berkata, "Sesungguhnya dia (Muhammad) benar-benar orang gila." Padahal ia (Al-Qur’an) tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam. Dan (doa ini) dikabulkan oleh Luqman Al-Hakim, dan Sulaiman mewarisi Daud, atas mereka berdua salam sejahtera. Yang Maha Pengasih, pemilik ‘Arsy yang mulia. Panjangkanlah umurku, sehatkanlah badanku, tolaklah bala dariku, perbanyaklah harta dan anak-anakku, jadikanlah aku dicintai oleh semua manusia, dan jauhkanlah dariku segala permusuhan, dengan kehormatan Muhammad SAW, dan dengan kehormatan bacaannya, dan Maha Berkah nama-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
Keutamaan Doa Nurbuat: Berkah yang Melimpah
Doa Nurbuat diyakini memiliki segudang keutamaan yang dapat membawa keberkahan dalam berbagai aspek kehidupan. Dari perlindungan diri hingga kemudahan rezeki, doa ini menjadi jembatan harapan bagi banyak pengamalnya. Mari kita telusuri beberapa keutamaan yang sering disebutkan terkait dengan Doa Nurbuat.
1. Perlindungan dari Berbagai Marabahaya
Salah satu keutamaan yang paling sering disebut adalah kemampuannya melindungi pengamal dari berbagai bentuk marabahaya. Ini mencakup perlindungan dari gangguan fisik maupun non-fisik, seperti sihir atau kejahatan.
2. Mempermudah Rezeki dan Kebutuhan Hidup
Banyak yang meyakini bahwa mengamalkan Doa Nurbuat dapat membuka pintu rezeki dan mempermudah segala urusan terkait kebutuhan hidup. Doa ini menjadi sarana untuk memohon kelapangan rezeki dari Allah SWT.
3. Pengabulan Hajat dan Doa
Doa Nurbuat dipercaya sebagai salah satu doa yang mustajab, yang berarti permohonan yang dipanjatkan melalui doa ini lebih berpeluang untuk dikabulkan. Ini menjadi harapan besar bagi mereka yang memiliki hajat tertentu.
4. Penjagaan dari Gangguan Jin dan Setan
Keutamaan lain yang sering dikaitkan adalah perlindungan dari gangguan jin dan setan. Dengan membaca doa ini, seseorang diharapkan akan terhindar dari bisikan jahat dan pengaruh negatif dari makhluk halus.
5. Memperoleh Cinta dan Kasih Sayang Sesama
Dalam terjemahan doa, terdapat permohonan agar dicintai oleh semua manusia. Ini menunjukkan bahwa Doa Nurbuat juga diyakini dapat menumbuhkan rasa kasih sayang dan penerimaan dari lingkungan sekitar.
6. Kesembuhan dari Penyakit
Beberapa riwayat dan pengalaman pribadi menyebutkan bahwa Doa Nurbuat juga dapat menjadi wasilah untuk kesembuhan dari penyakit. Dengan keyakinan dan kesungguhan, doa ini dipanjatkan untuk memohon kesehatan.
7. Panjang Umur dan Kesehatan
Permohonan untuk panjang umur dan sehat badan juga tersirat dalam doa ini. Ini merefleksikan keinginan manusia untuk menjalani hidup yang berkah dengan kesehatan prima.
8. Menjauhkan Permusuhan
Doa Nurbuat juga menjadi permohonan untuk dijauhkan dari segala bentuk permusuhan. Ini penting untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan dalam interaksi sosial.
9. Mendapatkan Keturunan yang Saleh/Salehah
Bagi yang mendambakan keturunan, doa ini juga bisa menjadi perantara untuk memohon anak-anak yang saleh dan salehah, sebagai anugerah dari Allah SWT.
10. Perlindungan dari Fitnah dan Kejahatan
Doa Nurbuat dipercaya dapat melindungi pengamalnya dari fitnah dan kejahatan yang mungkin menimpa. Ini memberikan rasa aman dan ketenangan dalam menjalani kehidupan.
Tata Cara Mengamalkan Doa Nurbuat
Mengamalkan Doa Nurbuat tidak hanya sekadar membaca, melainkan juga memerlukan pemahaman dan kekhusyukan. Berikut adalah panduan sederhana untuk mengamalkan doa ini.
1. Niat yang Tulus dan Ikhlas
Sebelum memulai, pastikan niatnya tulus dan ikhlas hanya karena Allah SWT. Niat yang bersih akan mempengaruhi kualitas doa dan keberkahannya.
2. Berwudu dan Menghadap Kiblat
Sebaiknya berwudu terlebih dahulu dan menghadap kiblat, sebagaimana layaknya berdoa dalam Islam. Ini menunjukkan keseriusan dan penghormatan kepada Allah.
3. Membaca Basmalah dan Shalawat Nabi
Awali dengan membaca "Bismillahirrahmanirrahim" dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawat adalah kunci pembuka terkabulnya doa.
4. Membaca Doa Nurbuat Lengkap
Bacalah Doa Nurbuat secara lengkap, baik dalam bahasa Arab, Latin, atau terjemahannya, dengan tartil dan penuh penghayatan. Usahakan untuk memahami setiap makna yang terkandung di dalamnya.
5. Membaca Doa Penutup
Setelah selesai membaca Doa Nurbuat, bisa dilanjutkan dengan doa-doa pribadi lainnya sesuai hajat. Akhiri dengan hamdalah dan shalawat kembali.
6. Waktu Terbaik Mengamalkan
Tidak ada waktu khusus yang mengikat, namun ada beberapa waktu yang diyakini lebih mustajab untuk berdoa, seperti setelah shalat fardhu, sepertiga malam terakhir, atau pada hari Jumat. Mengamalkan secara rutin setiap hari juga sangat dianjurkan.
Sejarah Singkat Doa Nurbuat
Meskipun Doa Nurbuat sangat populer, perlu diketahui bahwa asal-usulnya tidak ditemukan secara eksplisit dalam hadis-hadis shahih yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW. Doa ini lebih banyak dikenal melalui riwayat-riwayat dari para ulama dan ahli hikmah yang telah mengamalkannya secara turun-temurun.
Kandungan Doa Nurbuat sendiri sangat baik dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Di dalamnya terdapat pujian kepada Allah SWT, permohonan yang baik, serta penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, mengamalkannya tetap diperbolehkan selama tidak meyakini bahwa doa ini adalah bagian dari sunnah Nabi secara langsung. Keberkahannya diyakini datang dari keagungan lafaz-lafaz yang terkandung di dalamnya serta keyakinan dan keikhlasan pengamalnya.
Pentingnya Keyakinan dan Keikhlasan dalam Berdoa
Apapun doa yang dipanjatkan, kunci utamanya adalah keyakinan dan keikhlasan. Doa Nurbuat, sebagaimana doa-doa lainnya, akan lebih berdaya guna jika diiringi dengan hati yang mantap dan niat yang murni.
1. Keyakinan Penuh kepada Allah
Percayalah sepenuhnya bahwa Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa. Tanpa keyakinan ini, doa hanya akan menjadi rangkaian kata tanpa ruh.
2. Ikhlas dalam Memohon
Niatkan doa hanya untuk mencari ridha Allah dan memohon pertolongan-Nya. Hindari niat-niat yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
3. Sabar dan Istiqamah
Terkabulnya doa bisa membutuhkan waktu. Tetaplah sabar dan istiqamah dalam mengamalkan Doa Nurbuat, jangan mudah menyerah.
4. Menjauhi Dosa dan Maksiat
Berusaha untuk menjauhi dosa dan maksiat juga merupakan bagian penting agar doa lebih mudah dikabulkan. Hati yang bersih akan lebih dekat dengan Allah.
5. Mengikuti Syariat Islam
Pastikan bahwa segala permohonan dan cara pengamalan doa tidak bertentangan dengan syariat Islam. Doa yang baik adalah doa yang selaras dengan ajaran agama.
Perbandingan Doa Nurbuat dengan Doa Lain
| Aspek Perbandingan | Doa Nurbuat | Doa Ma’tsur (dari Nabi) | Doa Umum (dari Al-Qur’an/Sunnah) |
|---|---|---|---|
| Sumber | Riwayat ulama/ahli hikmah, tidak ada dalam hadis shahih | Langsung dari Nabi Muhammad SAW | Langsung dari Al-Qur’an atau hadis shahih |
| Kandungan | Pujian kepada Allah, permohonan perlindungan, rezeki, dll. | Beragam, sesuai dengan konteks doa | Beragam, mencakup semua aspek kehidupan |
| Keutamaan | Dipercaya memiliki banyak keutamaan berdasarkan pengalaman | Dijamin keutamaannya oleh syariat | Dijamin keutamaannya oleh syariat |
| Status Hukum | Boleh diamalkan selama kandungannya baik dan tidak bertentangan | Sangat dianjurkan dan berpahala besar | Sangat dianjurkan dan berpahala besar |
| Tingkat Keyakinan | Berdasarkan pengalaman dan keyakinan pribadi | Berdasarkan dalil syar’i yang kuat | Berdasarkan dalil syar’i yang kuat |
Disclaimer: Informasi mengenai keutamaan Doa Nurbuat banyak berasal dari pengalaman dan keyakinan pribadi para pengamal serta riwayat dari ulama terdahulu. Meskipun kandungannya baik dan tidak bertentangan dengan syariat, penting untuk diingat bahwa tidak ada dalil shahih yang secara eksplisit menyebutkan doa ini sebagai sunnah Nabi Muhammad SAW. Keberkahan dan terkabulnya doa pada akhirnya adalah hak prerogatif Allah SWT.
FAQ Seputar Doa Nurbuat
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering muncul terkait Doa Nurbuat, beserta jawabannya.
Bolehkah wanita haid membaca Doa Nurbuat?
Secara umum, membaca doa dan zikir tidak dilarang bagi wanita haid, termasuk Doa Nurbuat. Yang dilarang adalah membaca Al-Qur’an dengan niat tilawah (membaca sebagai ibadah membaca Al-Qur’an), menyentuh mushaf Al-Qur’an, dan shalat. Oleh karena itu, membaca Doa Nurbuat dalam kondisi haid diperbolehkan.
Apakah ada dalil khusus dari Al-Qur’an atau Hadis tentang Doa Nurbuat?
Tidak ada dalil khusus dari Al-Qur’an atau hadis shahih yang secara eksplisit menyebutkan Doa Nurbuat. Doa ini lebih dikenal melalui riwayat dan pengalaman para ulama serta ahli hikmah yang mengamalkannya secara turun-temurun. Kandungan doanya sendiri baik dan tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Berapa kali sebaiknya Doa Nurbuat dibaca?
Tidak ada ketentuan pasti mengenai berapa kali Doa Nurbuat harus dibaca. Bisa dibaca satu kali, tiga kali, tujuh kali, atau sesuai kemampuan dan hajat. Yang terpenting adalah keistiqamahan dan kekhusyukan dalam membacanya.
Apakah Doa Nurbuat bisa untuk pengasihan?
Dalam terjemahan Doa Nurbuat terdapat permohonan "jadikanlah aku dicintai oleh semua manusia". Ini bisa diartikan sebagai permohonan agar disenangi dan diterima oleh orang lain secara umum, bukan dalam konteks pengasihan yang berbau syirik atau tujuan yang tidak baik. Selama niatnya baik dan tidak melanggar syariat, maka diperbolehkan.
Apa saja syarat agar Doa Nurbuat dikabulkan?
Syarat utama agar doa dikabulkan adalah keyakinan penuh kepada Allah SWT, keikhlasan dalam berdoa, menjauhi dosa dan maksiat, serta berusaha menjalankan perintah-Nya. Selain itu, memilih waktu-waktu mustajab untuk berdoa juga dapat meningkatkan peluang terkabulnya doa.
Apakah Doa Nurbuat wajib dibaca dalam bahasa Arab?
Membaca Doa Nurbuat dalam bahasa Arab lebih utama karena itu adalah lafaz aslinya dan setiap hurufnya mengandung keberkahan. Namun, jika belum mampu, membaca transliterasi Latin atau terjemahannya juga diperbolehkan, yang terpenting adalah memahami maknanya dan menghayatinya.
Bisakah Doa Nurbuat diamalkan untuk orang lain?
Doa Nurbuat bisa diamalkan untuk diri sendiri maupun didoakan untuk orang lain. Misalnya, mendoakan orang tua, keluarga, atau teman agar mendapatkan perlindungan, kesehatan, atau kelancaran rezeki. Niatkan saja saat berdoa untuk siapa doa tersebut ditujukan.
Apakah ada perbedaan Doa Nurbuat dengan Doa Nurun Nubuwwah?
Doa Nurbuat dan Doa Nurun Nubuwwah adalah dua nama untuk doa yang sama. "Nurbuat" adalah kependekan dari "Nurun Nubuwwah", yang berarti "cahaya kenabian". Jadi, tidak ada perbedaan antara keduanya.
Bagaimana cara menghafal Doa Nurbuat yang panjang ini?
Untuk menghafal Doa Nurbuat, bisa dimulai dengan membagi doa menjadi beberapa bagian kecil. Hafalkan satu bagian, lalu lanjutkan ke bagian berikutnya. Ulangi secara rutin setiap hari. Mendengarkan rekaman audio doa ini juga bisa membantu dalam proses penghafalan.
Apakah ada waktu-waktu tertentu yang lebih baik untuk membaca Doa Nurbuat?
Meskipun tidak ada waktu wajib, beberapa waktu diyakini lebih mustajab untuk berdoa, seperti setelah shalat fardhu, sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqamah, saat turun hujan, atau pada hari Jumat. Mengamalkan secara rutin setiap hari juga sangat dianjurkan untuk mendapatkan keberkahan.
Doa Nurbuat, dengan segala keutamaannya, menjadi bukti bahwa spiritualitas dan keyakinan memiliki peran penting dalam kehidupan. Dengan pemahaman yang benar dan pengamalan yang istiqamah, doa ini bisa menjadi salah satu jembatan menuju keberkahan dan ketenangan jiwa.


