Beranda » Nasional

Kiyowo Artinya Apa? Ini Makna dan Asal-Usul Istilah Viral dari Korea

Istilah "kiyowo" belakangan ini begitu akrab di telinga, terutama bagi para penggemar . Rasanya, satu atau dua kali pasti pernah mendengar atau membaca kata ini, entah itu di drama, acara varietas, atau media sosial. Saking populernya, bahkan sudah jadi bagian dari percakapan sehari-hari banyak orang di luar Korea.

Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh gelombang , atau , dalam menyebarkan tidak hanya hiburan, tapi juga bahasa dan budaya. Tapi, sebenarnya apa sih arti "kiyowo" dan bagaimana kata ini bisa sampai sepopuler sekarang? Mari kita telusuri lebih dalam makna dan asal-usul istilah yang viral ini.

Membedah Arti dan Penggunaan "Kiyowo"

Secara harfiah, "kiyowo" (귀여워) dalam berarti "imut" atau "lucu". Ini adalah bentuk informal dari kata sifat "gwiyeopda" (귀엽다). Perbedaan bentuk ini penting karena mencerminkan konteks penggunaan dan tingkat keakraban antara penutur.

Nuansa Makna "Kiyowo"

Meski terkesan sederhana, "kiyowo" memiliki nuansa makna yang lebih kaya dari sekadar "imut". Berikut beberapa di antaranya:

  • Ekspresi Kekaguman: Sering digunakan untuk mengungkapkan kekaguman terhadap sesuatu yang menggemaskan, baik itu bayi, hewan peliharaan, atau bahkan tingkah laku seseorang.
  • Kelembutan dan Kehangatan: Kata ini juga bisa menyiratkan perasaan lembut dan hangat yang muncul saat melihat sesuatu yang polos dan menyenangkan.
  • Respons Emosional: Lebih dari sekadar deskripsi, "kiyowo" adalah respons emosional yang spontan terhadap sesuatu yang memicu perasaan positif.
  • Penggunaan Fleksibel: Bisa diaplikasikan pada berbagai objek, mulai dari penampilan fisik hingga kepribadian atau bahkan benda mati yang didesain menggemaskan.

Konteks Penggunaan "Kiyowo" dalam Percakapan

Memahami kapan dan bagaimana menggunakan "kiyowo" akan membantu seseorang terdengar lebih natural.

  1. Situasi Informal: Paling sering digunakan dalam percakapan santai dengan teman sebaya, dekat, atau orang yang sudah akrab.
  2. Mengomentari Penampilan: Seringkali diucapkan saat melihat seseorang atau sesuatu yang memiliki paras atau bentuk yang menarik dan menggemaskan. Contohnya, "Bayi itu kiyowo sekali!"
  3. Mengomentari Tingkah Laku: Tidak hanya penampilan, tingkah laku yang polos, menggemaskan, atau bahkan sedikit canggung bisa memancing ucapan "kiyowo".
  4. Respons terhadap Aegyo: Aegyo adalah ekspresi tingkah laku imut yang sengaja dilakukan, dan "kiyowo" adalah respons yang umum untuk tingkah laku tersebut.
  5. Menyatakan Apresiasi: Bisa juga digunakan untuk menunjukkan apresiasi terhadap upaya seseorang yang terlihat menggemaskan.

Asal-Usul dan Popularitas "Kiyowo"

Istilah "kiyowo" bukan kata baru dalam bahasa Korea. Akar katanya, "gwiyeopda", sudah ada sejak lama. Namun, popularitasnya di kancah internasional adalah fenomena yang relatif baru, seiring dengan merebaknya budaya populer Korea.

Peran Hallyu dalam Penyebaran "Kiyowo"

Gelombang Hallyu, atau Korean Wave, adalah pendorong utama di balik popularitas global "kiyowo".

  • : Karakter-karakter dalam drama Korea sering menggunakan "kiyowo" untuk menggambarkan lawan main atau situasi yang menggemaskan, membuat penonton internasional familiar dengan kata ini.
  • K-Pop: Idola K-Pop dikenal dengan konsep "aegyo" mereka. Saat para idola melakukan aegyo, penggemar sering merespons dengan "kiyowo", baik secara langsung maupun di media sosial.
  • Reality Show dan Variety Show: Acara-acara ini sering menampilkan interaksi spontan antar selebriti, di mana "kiyowo" sering terlontar saat ada momen-momen lucu atau menggemaskan.
  • Media Sosial: Platform seperti Twitter, Instagram, dan TikTok menjadi wadah penyebaran istilah ini. Pengguna sering menggunakannya dalam keterangan foto atau video yang menampilkan sesuatu yang imut.

Evolusi Penggunaan "Kiyowo" di Luar Korea

Awalnya, "kiyowo" mungkin hanya dipahami oleh penggemar berat K-Pop atau drama Korea. Namun, seiring waktu, istilah ini meresap ke dalam percakapan sehari-hari orang-orang yang bahkan tidak terlalu mendalami budaya Korea.

  • : Di banyak negara, "kiyowo" telah menjadi bagian dari bahasa gaul, terutama di kalangan anak muda.
  • Ekspresi Universal: Meskipun berasal dari bahasa Korea, "kiyowo" kini berfungsi sebagai ekspresi universal untuk sesuatu yang menggemaskan, melintasi batas bahasa dan budaya.
  • Adaptasi Budaya: Beberapa orang bahkan mengadaptasi pengucapan atau penulisannya agar lebih sesuai dengan bahasa lokal mereka, menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi.

Perbedaan Bentuk dan Tingkat Kesopanan

Dalam bahasa Korea, tingkat kesopanan sangat penting dan tercermin dalam penggunaan bentuk kata yang berbeda. "Kiyowo" adalah salah satu contohnya.

1. Gwiyeopda (귀엽다)

Ini adalah bentuk kata sifat dasar atau bentuk kamus. Digunakan untuk menyatakan "imut" atau "lucu" secara netral, tanpa konjugasi atau tingkat kesopanan tertentu. Bentuk ini biasanya tidak digunakan dalam percakapan langsung, melainkan sebagai bentuk dasar untuk dipelajari.

2. Gwiyeowo (귀여워)

Ini adalah bentuk informal atau banmal. "Gwiyeowo" digunakan saat berbicara dengan teman sebaya, anggota keluarga yang lebih muda, atau orang yang sudah sangat akrab. Ini adalah bentuk yang paling sering didengar di drama dan lagu K-Pop karena sifatnya yang santai dan akrab. Inilah yang kita kenal sebagai "kiyowo".

3. Gwiyeowoyo (귀여워요)

Ini adalah bentuk formal standar atau jondaetmal. "Gwiyeowoyo" digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara, seperti orang yang lebih tua, atasan, atau orang yang baru dikenal. Penambahan partikel "-yo" mengubah bentuk informal menjadi lebih sopan.

4. Gwiyeopseumnida (귀엽습니다)

Ini adalah bentuk formal yang sangat tinggi atau hamnida-che. Bentuk ini jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, melainkan lebih sering ditemukan dalam pidato formal, berita, atau presentasi. Menunjukkan tingkat kesopanan yang paling tinggi.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan bentuk yang tepat menunjukkan pemahaman tentang hierarki sosial dan etiket dalam budaya Korea. Menggunakan "kiyowo" (bentuk informal) pada orang yang lebih tua atau tidak dikenal bisa dianggap tidak sopan.

Istilah Serupa dengan "Kiyowo"

Selain "kiyowo", ada beberapa istilah lain dalam bahasa Korea yang juga sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menggemaskan atau menarik. Memahami istilah-istilah ini bisa memperkaya kosakata dan pemahaman tentang nuansa bahasa.

1. Yeppeuda (예쁘다)

Artinya "cantik" atau "indah". Biasanya digunakan untuk menggambarkan penampilan fisik seseorang, terutama wanita, atau objek yang estetis.

  • Perbedaan dengan Kiyowo: "Yeppeuda" lebih fokus pada keindahan visual dan kemenarikan, sementara "kiyowo" lebih ke arah kelucuan dan kegemasan. Sesuatu yang "yeppeuda" belum tentu "kiyowo", dan sebaliknya.

2. Meotjida (멋지다)

Artinya "keren", "gagah", atau "modis". Sering digunakan untuk menggambarkan penampilan pria yang menarik, gaya berpakaian yang bagus, atau tindakan yang mengagumkan.

  • Perbedaan dengan Kiyowo: "Meotjida" memiliki konotasi yang lebih maskulin dan elegan, sedangkan "kiyowo" lebih ke arah feminin atau netral yang menggemaskan.

3. Sarangseureopda (사랑스럽다)

Artinya "menawan", "menggemaskan", atau "pantas dicintai". Kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan menyiratkan perasaan sayang.

  • Perbedaan dengan Kiyowo: "Sarangseureopda" lebih kuat dalam mengungkapkan perasaan kasih sayang dan kehangatan yang mendalam, seringkali digunakan untuk orang yang sangat dicintai, seperti anak atau pasangan. "Kiyowo" bisa lebih umum dan spontan.

4. Agyeong (애교)

Ini bukan kata sifat, melainkan kata benda yang berarti "tingkah laku imut" atau "pesona yang menggemaskan". Aegyo adalah tindakan sengaja untuk terlihat imut dan menggemaskan, seringkali disertai dengan suara manja atau ekspresi wajah lucu.

  • Perbedaan dengan Kiyowo: "Aegyo" adalah tindakan atau perilaku, sedangkan "kiyowo" adalah respons atau deskripsi terhadap tindakan tersebut. Seseorang melakukan "aegyo", dan orang lain mungkin akan mengatakan "kiyowo" sebagai respons.

Memahami perbedaan nuansa ini akan membantu seseorang menggunakan istilah yang tepat sesuai dengan konteks dan perasaan yang ingin disampaikan.

Etiket Penggunaan "Kiyowo" di Korea

Meskipun "kiyowo" sudah mendunia, penting untuk memahami etiket penggunaannya jika berada di Korea atau berinteraksi dengan penutur asli bahasa Korea.

Kapan Mengucapkan "Kiyowo"?

  1. Anak-anak dan Hewan: Sangat umum dan diterima untuk mengucapkan "kiyowo" saat melihat bayi, balita, atau hewan peliharaan yang menggemaskan.
  2. Teman Dekat atau Saudara Muda: Boleh digunakan saat berbicara dengan teman sebaya yang sudah sangat akrab atau anggota keluarga yang lebih muda.
  3. Idola K-Pop (dalam konteks penggemar): Di kalangan penggemar, mengucapkan "kiyowo" saat idola melakukan aegyo adalah hal yang lumrah dan diharapkan.
  4. Benda atau Makanan: Tidak masalah jika mengomentari benda-benda lucu seperti boneka, pernak-pernik, atau makanan yang disajikan dengan bentuk menggemaskan.

Kapan Harus Berhati-hati?

  1. Orang Asing atau Orang Lebih Tua: Hindari menggunakan "kiyowo" pada orang asing, terutama jika mereka lebih tua atau memiliki posisi lebih tinggi. Ini bisa dianggap tidak sopan atau bahkan merendahkan. Gunakan "gwiyeowoyo" jika memang perlu.
  2. Pria Dewasa: Meskipun pria bisa saja memiliki tingkah laku yang menggemaskan, memanggil pria dewasa dengan "kiyowo" secara langsung bisa jadi kurang tepat, kecuali jika itu adalah pasangan atau teman yang sangat dekat dan mereka tidak keberatan. Lebih umum menggunakan "meotjida" (keren) atau "jal saenggyeotda" (tampan).
  3. Situasi Formal: Dalam kerja atau acara formal, hindari penggunaan "kiyowo" sama sekali. Pilihlah bahasa yang lebih formal dan profesional.

Tips Tambahan

  • Perhatikan Konteks: Selalu perhatikan situasi dan hubungan dengan lawan bicara.
  • Dengarkan Penutur Asli: Jika tidak yakin, dengarkan bagaimana penutur asli menggunakan kata tersebut dalam berbagai situasi.
  • Belajar Bentuk Sopan: Jika ingin menggunakan kata "imut" dalam situasi yang lebih formal, gunakan "gwiyeowoyo" (귀여워요) atau "gwiyeopseumnida" (귀엽습니다).

Memahami etiket ini tidak hanya menunjukkan rasa hormat terhadap budaya Korea, tetapi juga membantu menghindari kesalahpahaman dalam komunikasi.

"Kiyowo" dalam Budaya Populer Korea

Popularitas "kiyowo" tidak lepas dari representasinya yang kuat dalam berbagai aspek budaya populer Korea. Dari layar kaca hingga panggung musik, istilah ini menjadi semacam penanda keimutan yang universal.

Dalam Drama Korea

Drama Korea adalah salah satu media paling efektif dalam menyebarkan istilah "kiyowo".

  • Karakter Utama: Seringkali, karakter utama wanita atau pria memiliki sisi "kiyowo" yang membuat penonton jatuh hati. Dialog seperti "Aigoo, neo jinjja gwiyeopda!" (Astaga, kau benar-benar imut!) sering terdengar.
  • Momen Romantis Komedi: Dalam genre rom-com, "kiyowo" sering digunakan untuk menggambarkan tingkah laku lucu atau canggung yang justru menambah daya tarik karakter.
  • Pengaruh Global: Penonton internasional yang menonton drama Korea dengan subtitle akan langsung mengasosiasikan "kiyowo" dengan adegan-adegan menggemaskan, sehingga istilah ini mudah meresap.

Dalam K-Pop

Industri K-Pop adalah surga bagi para "kiyowo" enthusiast.

  • Konsep Grup: Banyak grup idola, terutama grup wanita, memiliki konsep "cute" atau "fresh" yang menonjolkan sisi menggemaskan mereka.
  • Aegyo: Para idola sering diminta untuk melakukan aegyo dalam acara varietas atau fan meeting. Respons penggemar yang riuh dengan teriakan "kiyowo!" adalah hal yang biasa.
  • Lirik Lagu: Beberapa lagu K-Pop bahkan secara eksplisit menggunakan kata "kiyowo" atau konsep keimutan dalam liriknya.
  • Fan Service: Memberikan fan service berupa tingkah laku menggemaskan adalah salah satu cara idola berinteraksi dengan penggemar, yang kemudian memicu pujian "kiyowo".

Dalam Film dan Animasi

Film dan animasi Korea juga tidak ketinggalan dalam menampilkan karakter atau elemen yang "kiyowo".

  • Karakter Animasi: Karakter-karakter animasi Korea sering didesain dengan gaya yang menggemaskan, mirip dengan karakter Jepang, untuk menarik perhatian anak-anak dan orang dewasa.
  • Film Keluarga: Film-film keluarga atau komedi sering menampilkan karakter anak-anak atau hewan peliharaan yang tingkah lakunya mengundang ucapan "kiyowo".

Dalam Produk dan Merchandise

Fenomena "kiyowo" juga merambah ke dunia merchandise dan produk.

  • Karakter Line Friends/Kakao Friends: Karakter-karakter seperti Brown, Cony, Ryan, dan Apeach sangat populer karena desainnya yang "kiyowo" dan digunakan pada berbagai produk, mulai dari alat tulis hingga perlengkapan .
  • Produk Kecantikan: Kemasan produk kecantikan Korea seringkali didesain dengan ilustrasi atau bentuk yang menggemaskan untuk menarik perhatian konsumen.
  • Barang Promosi: Banyak acara atau merek menggunakan maskot atau desain yang "kiyowo" dalam kampanye promosi mereka.

Secara keseluruhan, "kiyowo" telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya populer Korea, tidak hanya sebagai kata, tetapi juga sebagai konsep estetika yang dihargai dan diekspor ke seluruh dunia.

Perbandingan Istilah "Kiyowo" dengan "Cute" dalam Bahasa Inggris

Meski sering diterjemahkan sebagai "cute", ada beberapa perbedaan nuansa antara "kiyowo" dan "cute" yang menarik untuk diperhatikan.

Makna dan Konotasi

Fitur Kiyowo (귀여워) Cute (Inggris)
Asal Bahasa Korea Inggris
Fokus Utama Kelucuan, kegemasan, kepolosan, kehangatan Kelucuan, menarik, menyenangkan, kadang seksi (tergantung konteks)
Konteks Sosial Sangat terikat pada tingkat kesopanan (banmal) Lebih fleksibel, tidak ada konjugasi kesopanan
Penggunaan Pria Jarang untuk pria dewasa (kecuali sangat dekat) Lebih umum untuk pria ("cute guy")
Kaitan Emosional Sering menyiratkan perasaan sayang dan kelembutan Bisa lebih netral, atau bahkan sedikit genit
Budaya Pop Terkait erat dengan aegyo, idola K-Pop, drama Lebih luas, dari bayi hingga gaya fashion

Disclaimer: Perbandingan ini bersifat umum dan mungkin ada pengecualian tergantung pada konteks dan penutur.

Perbedaan dalam Penggunaan

  • Tingkat Kesopanan: Seperti yang sudah dibahas, "kiyowo" adalah bentuk informal. Menggunakan "cute" dalam bahasa Inggris tidak memiliki batasan kesopanan yang sama. Seseorang bisa memanggil bosnya "cute" (dalam konteks tertentu) tanpa dianggap tidak sopan, sementara "kiyowo" pada atasan akan sangat tidak pantas.
  • Keterkaitan dengan Aegyo: "Kiyowo" memiliki hubungan yang sangat kuat dengan konsep aegyo, yaitu tingkah laku yang sengaja dibuat imut. Meskipun ada "acting cute" dalam bahasa Inggris, konotasinya tidak sekuat dan sepopuler aegyo dalam budaya Korea.
  • Penggunaan untuk Pria: Dalam budaya Barat, memanggil seorang pria "cute" cukup umum dan bisa berarti menarik atau tampan. Namun, di Korea, memanggil pria dewasa "kiyowo" bisa jadi kurang umum atau bahkan menimbulkan kesan tertentu, kecuali jika itu adalah teman yang sangat akrab atau pasangan. Lebih umum menggunakan "meotjida" (keren) atau "jal saenggyeotda" (tampan).
  • Nuansa Seksual: Terkadang, "cute" dalam bahasa Inggris bisa memiliki sedikit nuansa genit atau bahkan seksual, tergantung pada intonasi dan konteks. "Kiyowo" cenderung lebih polos dan tidak memiliki konotasi tersebut.

Memahami perbedaan ini membantu seseorang tidak hanya dalam menerjemahkan kata, tetapi juga dalam memahami nuansa budaya di baliknya. "Kiyowo" bukan sekadar kata, melainkan cerminan dari nilai dan ekspresi emosional dalam budaya Korea.

Masa Depan "Kiyowo" dan Bahasa Korea di Ranah Global

Fenomena "kiyowo" hanyalah salah satu contoh bagaimana bahasa Korea semakin merambah ke ranah global. Dengan terus berkembangnya Hallyu, istilah-istilah lain dari bahasa Korea juga berpotensi menjadi viral.

Faktor Pendorong Penyebaran Bahasa Korea

  1. Ekspansi Hallyu: Drama, musik, film, dan acara varietas Korea terus menarik perhatian audiens global, secara tidak langsung mengajarkan kosakata baru.
  2. Platform Digital: Media sosial, aplikasi belajar bahasa, dan platform streaming memudahkan penyebaran dan pembelajaran bahasa Korea.
  3. Ketertarikan Budaya: Semakin banyak orang yang tertarik pada budaya Korea secara keseluruhan, termasuk bahasa, makanan, dan gaya hidup.
  4. Pariwisata: Meningkatnya jumlah wisatawan ke Korea juga berkontribusi pada eksposur global terhadap bahasa.

Potensi Istilah Lain untuk Viral

Selain "kiyowo", beberapa istilah lain sudah mulai familiar atau berpotensi menjadi populer:

  • Annyeonghaseyo (안녕하세요): Halo
  • Gamsahamnida (감사합니다): Terima kasih
  • Saranghae (사랑해): Aku cinta kamu
  • Jjang (짱): Terbaik, hebat
  • Daebak (대박): Luar biasa, keren
  • Hwaiting (화이팅): Semangat, fighting
  • Oppa (오빠), Unnie (언니), Hyung (형), Noona (누나): Panggilan akrab untuk kakak laki-laki/perempuan
  • Maknae (막내): Anggota termuda dalam grup

Penyebaran istilah-istilah ini menunjukkan bahwa bahasa bukan lagi sekadar alat komunikasi internal suatu negara, melainkan juga bagian dari pertukaran budaya yang dinamis.

Tantangan dan Peluang

Meskipun penyebaran bahasa Korea membawa banyak peluang, ada juga tantangan.

  • Misinterpretasi: Tanpa pemahaman konteks budaya, istilah bisa disalahartikan atau digunakan secara tidak tepat.
  • Formalitas Bahasa: Sistem tingkatan kesopanan dalam bahasa Korea bisa menjadi hambatan bagi pembelajar.
  • Dominasi Bahasa Inggris: Bahasa Inggris tetap menjadi bahasa global utama, sehingga bahasa Korea perlu terus berinovasi agar tetap relevan.

Namun, peluangnya jauh lebih besar. Bahasa Korea dapat menjadi jembatan untuk memahami budaya yang kaya, membuka pintu bagi kolaborasi internasional, dan memperkaya pengalaman global. "Kiyowo" hanyalah permulaan dari perjalanan bahasa Korea di panggung dunia.

FAQ tentang "Kiyowo"

Apa arti sebenarnya dari "kiyowo"?

Secara harfiah, "kiyowo" (귀여워) dalam bahasa Korea berarti "imut" atau "lucu". Ini adalah bentuk informal dari kata sifat "gwiyeopda" (귀엽다).

Apakah "kiyowo" bisa digunakan untuk pria?

Meskipun bisa, penggunaan "kiyowo" untuk pria dewasa kurang umum dan bisa dianggap kurang tepat, kecuali jika itu adalah pasangan atau teman yang sangat dekat dan mereka tidak keberatan. Lebih sering digunakan untuk anak-anak, hewan, atau benda. Untuk pria, lebih umum menggunakan "meotjida" (keren) atau "jal saenggyeotda" (tampan).

Kapan sebaiknya menggunakan "kiyowo" dan kapan tidak?

"Kiyowo" adalah bentuk informal. Sebaiknya digunakan untuk teman sebaya, keluarga dekat yang lebih muda, anak-anak, hewan peliharaan, atau benda. Hindari menggunakannya pada orang asing, orang yang lebih tua, atasan, atau dalam situasi formal karena bisa dianggap tidak sopan.

Apa perbedaan antara "kiyowo" dan "gwiyeowoyo"?

"Kiyowo" (귀여워) adalah bentuk informal. "Gwiyeowoyo" (귀여워요) adalah bentuk formal standar yang lebih sopan, digunakan saat berbicara dengan orang yang lebih tua, atasan, atau orang yang baru dikenal.

Apakah "kiyowo" sama dengan "cute" dalam bahasa Inggris?

Tidak sepenuhnya sama. Meskipun sering diterjemahkan sebagai "cute", "kiyowo" memiliki nuansa yang lebih terikat pada konteks kesopanan dalam bahasa Korea dan sering dikaitkan dengan kepolosan atau kegemasan. "Cute" dalam bahasa Inggris lebih fleksibel dan terkadang bisa memiliki konotasi yang sedikit berbeda.

Bagaimana "kiyowo" menjadi begitu populer di seluruh dunia?

Popularitas "kiyowo" didorong oleh gelombang Hallyu (Korean Wave), terutama melalui drama Korea, musik K-Pop, acara varietas, dan media sosial. Karakter dan idola yang menggemaskan sering menggunakan atau digambarkan dengan istilah ini, membuatnya familiar bagi audiens global.

Apakah ada istilah lain yang mirip dengan "kiyowo"?

Ya, ada beberapa istilah seperti "yeppeuda" (cantik), "meotjida" (keren/gagah), dan "sarangseureopda" (menawan/pantas dicintai). Masing-masing memiliki nuansa makna dan penggunaan yang berbeda.

Apakah "kiyowo" hanya digunakan untuk menggambarkan penampilan fisik?

Tidak hanya penampilan fisik, "kiyowo" juga bisa digunakan untuk menggambarkan tingkah laku yang polos, menggemaskan, atau bahkan benda mati yang didesain lucu. Ini adalah respons emosional terhadap sesuatu yang memicu perasaan positif.

Apa itu "aegyo" dan hubungannya dengan "kiyowo"?

"Aegyo" (애교) adalah tindakan sengaja untuk terlihat imut dan menggemaskan, seringkali disertai dengan suara manja atau ekspresi wajah lucu. "Kiyowo" adalah respons atau deskripsi yang umum terhadap tindakan aegyo tersebut. Seseorang melakukan "aegyo", dan orang lain mungkin akan mengatakan "kiyowo".